Sewa Bus Pariwisata Nirwana Jakarta

Sewa Bus pariwisata Nirwana "Luxury tourist bus" - Sebuah Po bus yang sudah 40 tahun lebih berkecimpung di dunia transportasi umum luar kota (Sumatra - Jawa - Bali) yang melebarkan sayap khusunya di segmen Bus Pariwisata, dengan sistem managemen yang terpisah walau pun tetap dalam pengelolaan PT.PAHALA KENCANA.

Dengan bermodalkan banyak pengalaman tentang transportasi khususnya kendaraan Bus, maka Bus Pariwisata Nirwana bisa anda nikmati dengan pelayanan yang maksimal dengan mengedepankan service excellence dengan harga yang bersaing yang juga dilengkapi dengan fasilitas tekhnilogi terkini dan tentang kestabilanan pelayanan dan keamanan perjalanan wisata anda.

Dengan beragam unit bus pariwisata yang di tawarkan, bus pariwisata Nirwana mencoba memberikan sentuhan tersediri. Karna selain armada bus yang masih baru, dan interior yang nyaman juga dilengkapi berbagai fasilitas lainnya, diantaranya :


1. Full Ac Central.
2. DVD, Sound system, Mic.
3. Doubel LCD TV "22.
4. Reclining seat.
5. Cooler box.
6. Alat keselamtan.
7. GPS.
8. Bagasi luas.
9. Emergency exit door. 

Setiap armada bus pariwisata Nirwana memliki awak bus / creew yang memang telah di persiapkan dan pengalaman dalam urusan trasnportasi dan wisata baik luar kota atau pun luar kota, maka bus pariwisata ini tergolong bus pariwisata kelas eksecutive, dengan kapasitas unit :

1. Bis medium seat 29.
2. Big Bus seat 44 (2-2).
3.Big bus 59 & 64 (2-3).

Jadi bagi anda yang memerlukan Sewa Bus Di Jakarta, Bus Pariwisata Nirwana bisa anda nikmati dengan reservasi pada kami selaku agen bus pariwisata di Jakarta. Silahkan hubungi bagian Marketing atau kunjungi aktifitas dan galery bus pariwisata linnya di facebook kami, selamat berwisata dengan menggunakan sewa Bus Pariwisata Nirwana.

3 komentar:

  1. saya kecewa dengan pihak perusahaan bus nirwana/pahala kenacana ini, saya mengalami kecelakaan di serempet bus pariwisata dengan no polisi B 77552 IZ yang di kendarai oleh supir bernama asep sutisna, kejadianya hari sabtu tgl 7 mei 2016 di cibalong tasikmalaya, motor saya ringsek dan rusak parah waktu itu si supir tidak mau bertanggungjawab dan menyerahkan ke pihak perusahaan sehingga di telepon lah pa ibnu selaku pengurus di daerah bandung katanya, saya juga sempat berbicara dengan pa ibnu tersebut dan beliau menyarankan kepada saya untuk datang hari senin ke kantor di bandung yang di jalan riau, hari senin saya datang ke sana ternyata pa ibnu tidak ada di tempat dan saya di hadapkan dengan pa agus bagian keuangan yang tidak tau apa apa, setelah berunding dengan pa agus dan pa agus melakukna komunikasi dengan pa ibnu selaku pengurus operasional wilayah bandung pa ibnu menyuruh saya menunggu keputusanya hari kamis ini, saya menerima keputusan pa ibnu tersebut untuk menunggu hari kamis ini, setelah di tunggu ternyata pihak perusahaan melalui pa ibnnu ini menekankan dan menyerahkan kembali ke pihak supir dan dari perusahaan tidak ada tanggungjawabnya sama sekali, pihak supir tidak menyanggupi untuk penggantian tersebut dan tidak ada titik temu tentang penggantian tersebut, berarti dari pihak supir atau perusahaan sampai saat ini tidak ada penggantian sama sekali, terpaksalah saya harus berlanjut ke jalur hukum untuk meluruskan permasalahan ini, dan mohon maaf sebelumnya kepada pihak perusahaan ini mungkin bentuk kekecewaan saya kepada pihak perusahaan yang tidak ada tanggungjawabnya sama sekali tentang masalah ini, saya kurang gimana memberikan kebijakan kepada pihak perusahaan untung saja waktu itu tidak saya laporkan langsung ke kepolisisn saya masih menjaga nama baik perusahaan kalo saja waktu itu saya lapor langsung otomatis mobil bakalan di tahan dan penumpang terlantar saya masih menghargai perusahaan, sekarang sudah terlanjur saya kecewa dengan masalah ini sekalian saja saya expose ke media tentang maslah ini, terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harusnya dari awal di laporkan ke Polisi Bos
      di media tidak akan mempan,,,,,
      perusahaan itu klo udah tidak ada perkara udah merasa nyaman,,,,, dan tidak ada tindak lanjutnya, karena armada udah bebas beroperasi lagi,,,, perusahan itu ga mau rugi,,,, dengan resiko yang mereka alami.

      Hapus
  2. Harusnya dilaporkan ke pihak polisi setempat, bukankah negeri kita negeri hukum..?, peristiwa kecelakaan spt yg menimpa bapak, sudah seharusnya diselesaikan secara hukum, karena pada umumnya pihak perusahaan bus tersebut bila diselesaikan secara ke ke keluargaan, ya berakhir spt yg bapak alami, sangat jarang PO Bus di negeri kita ini yg bisa bertanggung jawab dlm peristiwa spt yg dialami oleh bapak.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.